Halaman

Rabu, 10 Oktober 2012

Sang Merah Putih ku Tercinta


kek, lihatlah bendera negriku.
merahnya sudah pada luntur, putihnya sudah kabur
belikan aku kesemba tuk mencelupnya
belikan aku pemutih tuk merendamnya

                kek, lihatlah bendera yang tegak.
                merahnya bergincu, putihnya berbedak
                cucuku, dengarlah.
                itu merah bukan kesumba, tapi merahnya darah-darah pahlawan

itu putih bukan pemutih, tapi putihnya hati-hati pejuang
tak pula bergincu yang ditube kepalsuan,
tak pula berbedak yang disapuh kemunafikan.

                   kakek, aku ingin melihat bendera negriku,.
                    semerah darah dan seputih melati.
                   bersulam benang-benang keikhlasan.
                   bersuci mata air, air mata kesabaran

wahai bendera negri-ku,..
                  teruslah berkibar menjilat matahari.                      
sejarah adalah saksi abadi



Tidak ada komentar:

Posting Komentar